Dunia Mahasiswa | Featured | Tips & Trik

Mahasiswa Baru, Apa Itu KRS dan Bagaimana Cara Mengisinya?

865   |   Posted by M. Fadholi   |   17 September 2020

Bagi beberapa mahasiswa baru, mungkin kamu salah satunya, kata KRS akan terdengar asing karena ketika di sekolah menegah atau akhir, sistem KRS belum diterapkan sehingga ketika memasuki lingkungan kuliah, kamu belum mengerti tentang sistem ini. Jadi, apa yang dimaksud dengan KRS ini?

Apa Itu KRS?

KRS adalah singkatan dari Kartu Rencana Studi yaitu sebuah kartu yang biasanya akan kamu dapatkan ketika kamu datang ke kuliah daftaran kamu di saat awal semester. Tujuannya yaitu sebagai rencana pengambilan mata kuliah berdasarkan jurusan yang telah kamu ambil.

Selain itu, terdapat data lain yang perlu kamu isi seperti nama mahasiswa, nomor induk mahasiswa, fakultas, semester sekarang, foto mahasiswa, jurusan, cap universitas, tanda tangan birokrasi atau dosen wali, dan tanda tangan kamu sendiri.

Baca juga: Apa Itu SKS, KRS, KST, KHS, dan IPK dalam Perkuliahan

Apa Fungsi KRS?

Sebagai mahasiswa, kamu wajib mengisi KRS jika ingin mengikuti perkuliahan pada semester yang akan berlangsung. Jika tidak, data-data kamu tidak akan terekam di database kampus untuk semester tersebut sehingga dianggap cuti. Akibat fatalnya, kamu tidak boleh mengikuti kegiatan perkuliahan apa pun dan terancam terlambat lulus.

Kenapa KRS wajib diisi?

KRS yang kamu isi akan mempengaruhi mata kuliahmu nantinya dan seberapa besar SKS atau waktu pembelajaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan program studi tersebut. Jika kamu tidak isi, maka database kamu tidak akan tersimpan yang berarti kamu tidak pernah diterima secara resmi dan tidak diperbolehkan untuk mengikuti kelas. Jadi, KRS itu sangat penting untuk membuktikan kalau kamu ini peserta didik resmi, bukan sembarang absen saja.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Disiapkan buat Ospek Online, Mahasiswa Baru 2020 Wajib Tahu!

Bagaimana Cara Mengisi KRS?

Pengisian KRS di beberapa perguruan tinggi biasanya da dua cara yang umum dilakukan, yaitu secara manual dan secara online. Mari kita ulas lebih jelas, agar kamu tidak bingung saat mengisi KRS.

1. Cara manual

Seperti pengisian form-form lainnya, cara manual biasanya melibatkan data-data fisik, seperti dokumen cetak dan melakukan face to face dengan pihak administrasi kampus. Menuliskan di dokumen KRS yang di berikan bagian akademik kampus.

2. Pengisian KRS Online

Seiring dengan perkembangan teknologi, pengisian KRS kini lebih banyak dilakukan secara online atau melibatkan internet. Jadi kamu sebagai mahasiswa hanya tinggal pilih-pilih saja, mata kuliah dan dosen yang akan kamu ambil.

Namun, umumnya di berbagai kampus untuk mahasiswa baru akan dipilihkan, atau ada paket yang sudah disediakan kampus untuk mahasiswa baru. Jadi tenang aja gak perlu khawatir kehabisan kelas.

Baca juga: 25 Istilah dalam Perkuliahan, MABA Wajib Tahu!

Tips mudah untuk mengisi KRS

Agar kamu tidak bingung dan gelisah lagi, ada tips khusus untuk kamu saat mengisi KRS. Oh iya, tips ini bukan hanya untuk mahasiswa baru saja ya, tapi juga untuka mahasiswa lama. Karena mahasiswa baru, kalau KRS itu sudah ada pakatan sendiri dari kampus, jadi tenang saja. Tips ini disadur dari web kampus Masoemuniversity.

1. Perhatikan nilai IP-nya

IP atau indeks prestasi akan menentukan berapa banyak SKS yang bisa kamu ambil dalam satu semester. Alasan kenapa kamu harus memperhatikan nilai IP-nya karena semakin tinggi nilai IP kamu, maka semakin banyak jumlah SKS yang bisa kamu ambil.

2. Konsultasikan dengan dosen

Kalau menurut kamu mengisi KRS sangat sulit untuk seorang diri, maka kamu bisa mengkonsultasikannya dengan dosen atau pembimbing akademis. Dengan bantuan mereka, hal ini akan memudahkan kamu dalam menentukan kelas mana yang perlu kamu ambil dan memprioritaskan mata kuliah mana yang bisa mengejar nilai Ip kamu lebih cepat.

3. Cari kelas yang pas

Mencari kelas yang pas berarti mencari kelas yang sesuai dengan diri kamu dan tidak bentrokan dengan kelas lain. Hal ini perlu kamu lakukan karena setiap kelas memiliki waktu dan cara mengajar yang berbeda sehingga untuk mempermudah kamu dalam meraih nilai IP, memilih kelas yang pas sangat penting.

Baca juga: Pengenalan Mahasiswa Baru Dilakukan Secara Daring, Ini Panduan Dikti

4. Prioritaskan jika kamu mendapat mata kuliah yang mengulang

Kalau nantinya kamu memiliki mata kuliah yang harus kamu ulang, maka sebaiknya kamu memprioritaskan mata kuliah tersebut karena mata kuliah itu akan menjadi bahan pertimbangan untuk kelulusanmu nantinya. Jika kamu tidak mengulang, maka kamu mungkin tidak akan memiliki kesempatan untuk memperbaiki nilainya.

5. Siapkan berkas

Terdapat dua cara untuk mengisi KRS yaitu secara online dan manual. Bagi kamu yang menggunakan cara manual, ada baiknya kamu scan datanya terlebih dahulu dan pastikan koneksi internya tetap terhubung ketika mengisi atau mengirim berkasnya. Untuk kamu yang secara manual, kamu juga bisa melakukan hal yang sama atau cukup di foto saja.

Nah, itulah cara mudah untuk mengisi KRS. Ketika kamu selesai mengisinya, maka sekarang yang perlu kamu lakukan adalah bulatkan tekadmu dan lakukan yang terbaik saat mengikuti mata kuliah untuk mendapatkan hasil yang memuaskan di akhir semesternya. Semoga berhasil.

Nah untuk teman-teman yang belum nemu kampus yang cocok bisa nih bandingkan beberapa kampus impian kamu dan temukan jurusan yang cocok dengan kamu di: maukuliah.id

Tags tidak ada

Artikel Terkait

Featured | Info Jurusan | Info Kuliah

10 Jurusan Kuliah Terbaik dan Ideal untuk Lulusan SMK

Posted by M. Fadholi   |   03 November 2020
Info Mahasiswa | Tips & Trik

7 Manfaat Kuliah Sambil Kerja, Jadi Incaran Perusahaan Gede

Posted by M. Fadholi   |   27 October 2020
Dunia Mahasiswa | Info Beasiswa

Beasiswa LPDP 2020 Dibuka, Ini Syarat Umum dan Khusus Beasiswa PTUD

Posted by M. Fadholi   |   06 October 2020
Dunia Mahasiswa | Info Kampus | Update

Apa itu Tri Dharma Perguruan Tinggi? Mahasiswa Wajib Tahu

Posted by M. Fadholi   |   28 September 2020

Komentar Anda