UIKA Bogor Selenggarakan Tes Narkoba untuk Mahasiswa Penerima Beasiswa

19 Juni 2025 • Oleh Universitas Ibn Khaldun Bogor

Bogor, 6 Desember 2024 – Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mengadakan tes narkoba bagi mahasiswa penerima beasiswa Tahun Akademik 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UIKA Bogor, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor.

 

Kegiatan yang digelar pada Jum’at, 6 Desember 2024, diikuti oleh ratusan mahasiswa penerima beasiswa dan calon duta kampus. Dari total peserta yang ditargetkan sebanyak 550 mahasiswa, jumlah yang hadir mencapai hampir 500 mahasiswa. Meski demikian, antusiasme peserta terlihat tinggi, baik dari kalangan mahasiswa laki-laki maupun perempuan.

 

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh mahasiswa baru UIKA Bogor bebas dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, tes ini juga menjadi upaya edukasi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap bahaya narkoba serta mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aman dan sehat.

 

Andreanda Nasution, S.KM., M.Kes., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah Fakultas Ilmu Kesehatan, mengungkapkan hasil menggembirakan dari kegiatan ini. "Seluruh peserta yang mengikuti tes narkoba dinyatakan negatif. Hal ini menunjukkan bahwa semua mahasiswa penerima beasiswa UIKA Bogor terbukti bebas dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya.

 

Hambari, M.A., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah UIKA Bogor, memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini. "Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya nyata UIKA Bogor dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Tes narkoba yang diadakan untuk mahasiswa ini adalah salah satu langkah penting," ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor kembali menegaskan komitmennya untuk membangun generasi muda yang berkualitas, tidak hanya dalam hal akademik tetapi juga dari sisi moral dan kesehatan. Tes narkoba ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lain dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa.

 

Dengan hasil yang menggembirakan, UIKA Bogor optimis melangkah lebih jauh dalam menciptakan kampus yang bebas narkoba, mendukung terciptanya generasi penerus yang sehat dan berintegritas.


Artikel Lainya

Baca tips dan berita seputar perkuliahan untuk mendukung persiapan kuliahmu

article
Kuliah Umum UIKA Bog...
27 Jan 2026
Bogor — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan karakter mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Umum bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., yang digelar pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Masjid Al Hijri UIKA Bogor.Kuliah umum yang mengangkat tema “Menjadi Generasi Muda Beradab, Kompeten, dan Berdampak” ini diikuti oleh mahasiswa UIKA Bogor serta masyarakat umum. Kehadiran UAS disambut antusias, sekaligus menjadi momentum refleksi tentang peran mahasiswa di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman.Dalam pemaparannya, Ustadz Abdul Somad mengapresiasi keberadaan masjid di jantung kampus UIKA Bogor. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas keilmuan, pembinaan karakter, dan penguatan spiritualitas mahasiswa.“Masjid di kampus bukan sekadar bangunan, tapi pusat peradaban. Dari sinilah lahir generasi berilmu yang beradab,” ujar UAS.UAS juga menekankan bahwa manusia pada dasarnya terbagi dalam tiga golongan, yakni pejuang, penikmat, dan penghancur. Mahasiswa, kata dia, harus memilih peran sebagai pejuang—mereka yang mampu memberi manfaat dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.Lebih lanjut, UAS mengingatkan bahwa untuk bisa berdampak, mahasiswa harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan minat dan bidangnya masing-masing. Ia mendorong mahasiswa agar fokus mendalami keahlian yang benar-benar dikuasai, bukan sekadar mengikuti tren.“Jangan menekuni bidang yang tidak disukai. Kalau tidak suka menghadapi orang banyak, jangan ambil itu. Berkompetenlah sesuai dengan bidang masing-masing,” tegasnya.Selain menyampaikan materi kuliah umum, Ustadz Abdul Somad juga memberikan undian berupa 10 buku kepada peserta yang mengikuti kegiatan. Ia turut mengungkapkan kekagumannya terhadap mahasiswa UIKA Bogor yang dinilai tertib, santun, dan menjaga adab selama kegiatan berlangsung di dalam masjid.Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor menegaskan perannya dalam mengintegrasikan nilai keislaman, keilmuan, dan pembinaan karakter secara berkelanjutan. Kuliah umum ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran mahasiswa akan pentingnya adab, kompetensi, serta kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.
Baca Selengkapnya
article
Kunjungi UIKA Bogor,...
27 Jan 2026
Bogor — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar Kuliah Umum bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Masjid Ibn Khaldun UIKA Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 3.000 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta jamaah umum.Kuliah umum yang mengusung tema “Menjadi Generasi Muda Beradab, Kompeten, dan Berdampak” ini merupakan bagian dari komitmen UIKA Bogor dalam mengintegrasikan nilai keislaman dan keilmuan dalam proses pendidikan serta pembinaan karakter sivitas akademika secara berkelanjutan.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor UIKA Bogor Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., jajaran pimpinan universitas, pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor, unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta sivitas akademika UIKA Bogor.Dalam penyampaiannya, Ustadz Abdul Somad menegaskan bahwa adab dan akhlak merupakan fondasi utama dalam menuntut ilmu, terutama di tengah tantangan era digital yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari bagaimana ilmu yang dimiliki mampu membentuk karakter, sikap, dan tanggung jawab sosial.“Ilmu harus dibarengi dengan adab. Tanpa adab, ilmu kehilangan maknanya,” ujar Ustadz Abdul Somad di hadapan peserta kuliah umum.UAS juga mengajak mahasiswa UIKA Bogor untuk menjadi generasi yang berdampak, yakni generasi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan bangsa. Ia menekankan pentingnya kompetensi sesuai bidang dan minat masing-masing, serta kesungguhan dalam menekuni keahlian tersebut sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.Pada kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad turut mengapresiasi keberadaan Masjid Ibn Khaldun yang berada di jantung Kampus UIKA Bogor. Menurutnya, masjid kampus memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, keilmuan, dan penguatan spiritualitas sivitas akademika.Selain penyampaian materi kuliah umum, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan undian berupa 10 buku karya Ustadz Abdul Somad bagi peserta yang mengikuti rangkaian acara. UAS pun mengungkapkan kekagumannya terhadap mahasiswa UIKA Bogor yang dinilai tertib, santun, dan menjaga adab selama kegiatan berlangsung.Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor berharap mahasiswa dan seluruh sivitas akademika semakin menyadari pentingnya keseimbangan antara keilmuan, adab, dan kontribusi nyata, sehingga mampu menjadi generasi unggul yang berakhlak, berdaya saing, dan siap menjawab tantangan zaman.
Baca Selengkapnya
Menu
Profil
Riwayat