Pengusaha

Rentang Gaji: Rp3jt - Rp100jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

"Seorang pengusaha adalah individu yang menciptakan dan mengelola bisnis atau usaha sendiri dengan tujuan mencapai keuntungan atau meraih kesuksesan bisnis. Pengusaha memiliki peran yang sangat penting dalam menggerakkan perekonomian dengan menciptakan lapangan kerja, menghasilkan inovasi, dan memenuhi kebutuhan konsumen. Pengusaha sering kali bertindak sebagai pencipta ide bisnis. Mereka dapat mengidentifikasi peluang pasar atau masalah yang perlu dipecahkan, dan mengembangkan konsep bisnis berdasarkan pemahaman mereka terhadap pasar. Pengusaha harus memiliki kemampuan manajemen yang kuat untuk mengelola sumber daya, tim, dan operasi harian bisnis. Mereka juga berperan sebagai pemimpin yang memberikan arahan dan motivasi kepada tim. Penting untuk diingat bahwa menjadi seorang pengusaha melibatkan berbagai peran dan tanggung jawab yang dapat berubah seiring waktu dan perkembangan bisnis. Kesuksesan seorang pengusaha seringkali ditentukan oleh kemampuan mereka untuk beradaptasi, mengambil risiko yang terukur, dan terus belajar dan berkembang."

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

CEO Founder

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Swasta
logo
Universitas Bhamada Slawi
Universitas Bhamada Slawi adalah lembaga pendidikan tinggi di bawah Yayasan Pendidikan Tri Sanja Husada Slawi yang berdiri pada 19 Juli 2021 sebagai perubahan bentuk dari STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi. Awalnya, STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi merupakan sebuah institusi pendidikan tinggi yang fokus mencetak tenaga kesehatan handal dan profesional yang berdiri pada tahun 2005. Sebelumnya merupakan penggabungan dua lembaga pendidikan tinggi yaitu Akbid Bhamada Slawi dan Akper Bhamada Slawi yang berdiri sejak tahun 1995. STIKes Bhakti Mandala Husada Slawi menyelenggarakan beberapa prodi diantaranya Prodi Diploma III Keperawatan, Prodi Diploma III Kebidanan, Prodi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners, Prodi Sarjana Farmasi dan Prodi Diploma IV Keselamatan Kesehatan Kerja yang telah terakreditasi LAMP-PT Kesehatan dengan Kriteria Baik Sekali dan terakreditasi BAN-PT dengan Kriteria Baik Sekali. Yayasan Pendidikan Tri Sanja Husada Slawi yang menaungi Universitas Bhamada berdiri sejak tahun 1993 dengan tokoh-tokoh pendiri diantaranya Drs. H. Masfui Masduki, MM; Drs. H. Soebarno; dr. H. Moeljono Sadini, DTM&H; Dr. Maufur; Prof. Dr. H. Tri Jaka Kartana; Dra. Hj. Sabariyah Puji Rahaju, Apt., MM; Drs. Sugiyanto, MM; Drs. H. Widodo; Drs. H. Subekti. Sesuai dengan ijin perubahan bentuk menjadi Universitas Bhamada Slawi mengelola beberapa fakultas seperti, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan Fakultas Informatika (FIKOM).
university
Swasta
logo
Cyber University
Visi : Terwujudnya Lembaga Pendidikan Tinggi yang unggul di Bidang keuangan mikro, perbankan, perbankan syariah, bisnis, asuransi, dan kewirausahaan yang berbasis teknologi informasi digital di ASEAN pada tahun 2030. Misi: Melalui Tridhanna Perguruan Tinggi, BRI Institute ikut serta mencerdaskan bangsa Indonesia dan menyampaikan kebenaran.Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, BRI Institute mengembangkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks) dan profesi masing-masing yang sesuai dengan perkembangan jaman.Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, BRI Institute menghasilkan lulusan yang berakhlak mulia, memiliki keunggulan keilmuan keuangan mikro perbankan, perbankan syariah, bisnis, asuransi dan kewirausahan yang berbasis teknologi informasi digital, memiliki keterampilan dalam bidangnya, professional dan mandiri.Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, BRI Institute menghasilkan lulusan yang berilmu amaliah dan beramal ilmiah.Menghasilkan lulusan yang memiliki integritas, kompetensi, dan daya saing nasional dan intemasional.Menghasilkan lulusan yang memiliki dan menguasai Ipteks, terutama teknologi informasi yang berkaitan dengan keuangan mikro, perbankan syariah, digital banking, bisnis, asuransi dan kewirausahaan dan mampu menerapkannya dalam dunia kerja dan berdaya saing tinggi.Menghasilkan lulusan yang mampu bekerja dalam tim, berorganisasi dan bermasyarakat, berkomunikasi secara interpersonal maupun terorganisasi dan dapat membangun jaringan (networking) dan kerelasian (relationship).Menghasilkan karya penelitian dan produk inovasi yang memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pembangunan ekonomi nasional.
university
Negeri
logo
Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang lahir berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2009 tanggal 31 Desember 2009. Pada Perpres tersebut ditetapkan bahwa mulai 1 Januari 2010 Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) berubah menjadi Institut Seni Indonesia (ISI), kemudian 17 Juli 2010 ISI Padangpanjang diresmikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas), Prof. Dr. Fasli Jalal, P.hd. Pada saat itu Wamendiknas mengangkat Prof. Dr. Daryusti, M.Hum. sebagai Pj. Rektor, Andar Indra Sastra, S.Sn., M.Hum. sebagai Plt. Pembantu Rektor I, Lazuardi, S.Kar., M.Hum. sebagai Plt. Pembantu Rektor II, dan Martarosa, S.Sn., M.Hum. sebagai Plt. Pembantu Rektor III. Sejarah kelahiran ISI Padangpanjang didahului dengan berdirinya ASKI Padangpanjang (1965) melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan Nomor 84 tahun 1965 tanggal 22 Desember 1965. Kelahiran ASKI ini didasari Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 pasal 32 beserta penjelasannya. Mengingat potensi yang ada di Sumatera Barat, timbul gagasan dari pemuka masyarakat dan para seniman untuk menghidupkan serta mengembangkan kebudayaan khususnya masalah kesenian dengan mendirikan KOKAR A dan B. KOKAR A, kemudian menjadi Akademi Seni Karawitan Indonesia (ASKI).ASKI Padangpanjang resmi berubah status menjadi STSI Padangpanjang 15 Juni 1999 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 56 tahun 1999 yang diresmikan 4 Desember 1999 oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdiknas, Prof. Dr. Satriyo Sumantri Brojonegoro. Seiring dengan perubahan dari Akademi menjadi Sekolah Tinggi, juga terjadi perubahan Pola Ilmiah Pokok (PIP) dari Kesenian Minangkabau menjadi Seni Rumpun Melayu. Perubahan itu menuntut perkembangan segala aspek yang berhubungan dengan kualitas dan kuantitas pendidikan. Kehadiran STSI Padangpanjang merupakan satu-satunya perguruan tinggi seni di Sumatera. ASKI Padangpanjang, pada awalnya, hanya mempunyai dua Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Seni Karawitan dan Prodi Seni Tari, kemudian dilengkapi dengan Prodi Musik. Setelah menjadi STSI ditambah 2 Prodi lagi, yakni Prodi Seni Kriya dan Seni Teater yang telah dirintis sejak tahun 1997. Tahun akademik 2001/2002,STSI Padangpanjang resmi membuka Prodi Seni Musik berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Dikti Nomor: 06/Dikti/Kep/2001 tanggal 09 Januari 2001. Prodi Seni Kriya dan Teater dengan izin penyelenggaranya dimulai tahun akademik 2003/2004 berdasarkan surat Dirjen Dikti Nomor: 2271/D/T/2003 tanggal 05 September 2003. Prodi Seni Karawitan dan Seni Tari telah lebih dahulu mendapatkan izin dari Dirjen Dikti dengan surat Nomor: 384/DIKTI/Kep/1998.Sejak tahun akademik 2006/2007 STSI Padangpanjang membuka Prodi Televisi berdasarkan surat Dirjen Dikti Nomor: 3715/D/T/2006 tanggal 20 September 2006 dan Prodi Seni Murni berdasarkan surat Dirjen Dikti Nomor: 161/D/T/2007 tanggal 29 Januari 2007. STSI Padangpanjang juga telah memiliki Program Pascasarjana berdasarkan surat Direktur Akademik Dirjen Dikti Nomor 2102/D2.2/2008 tanggal 21 Agustus 2008.
university
Swasta
logo
Universitas Mega Buana Palopo
Universitas Mega Buana Palopo merupakan buah dari perjuangan panjang para pioneer, pimpinan dan unsur civitas akademika lain. Terlahir pertama kali sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mega Buana Palopo pada 22 Juni 2009 berdasarkan SK 92/D/O/2009, dengan izin pengelolaan Program Studi: Sarjana Keperawatan, Sarjana Kesehatan Masyarakat, dan Diploma Empat Bidan Pendidik. Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo secara konsisten meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi dan menjalin kerja sama lintas sectoral, lintas budaya bahkan lintas benua dalam 11 tahun perjalanannya. Perjuangan ini membuahkan hasil di atas ekspektasi. Pada tahun 2017-2018 seluruh program studi terakreditasi B oleh LAM-PTKes, berbagai pelatihan dilakukan sepanjang 2009 hingga 2019 untuk mengembangkan kualitas pendidikan, mahasiswa, dosen dan lulusan STIKES Mega Buana Palopo. Sejak didirikan, STIKES Mega Buana Palopo telah menerima ratusan penghargaan skala nasional dan internasional, memenangkan dana hibah penelitian dosen pemula, dosen dengan sertifikasi nasional, mahasiswa berprestasi, dan alumni yang telah terserap dunia kerja. Pada tahun 2020, tepat di usia 11 tahun, STIKES Mega Buana menduduki peirngkat pertama tingkat sekolah tinggi ilmu kesehatan se Indonesia Timur dalam klasterisasi pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa visi STIKES Mega Buana Palopo untuk menjadi perguruan tinggi kesehatan terbaik se Indonesia Timur pada tahun 2024, telah dicapai 4 tahun lebih awal, yakni pada tahun 2020. Hal inilah yang mengantarkan STIKES Mega Buana Palopo untuk mendapatkan privellege berubah bentuk menjadi Universitas Mega Buana Palopo, sehingga pada tanggal 24 Agustus 2020, diterbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 758/M/2020 tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Mega Buana Palopo di Kota Palopo Menjadi Universitas Mega Buana Palopo di Kota Palopo Provinsi Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Mega Buana Palopo Dengan pengelolaan pendidikan pada dua fakultas, yaitu Fakultas Kesehatan dan Fakultas Bisnis, dimana Fakultas Bisnis menjadi salah satu fakultas unggulan dengan program studi terbilang baru, yakni program studi sarjana kewirausahaan dan sarjana perdagangan internasional. Pada fakultas kesehatan mengelola Program Studi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners, Sarjana Kesehatan Masyarakat, Sarjana terapan kebidanan, sarjana kebidanan dan profesi bidan. Nama Mega Buana sendiri memiliki makna Mega dalam bahasa Bugis berarti banyak, dan Buana berarti buahnya. Hal ini berarti bahwa Mega Buana memiliki makna melahirkan banyak buah. Diharapkan dengan berdirinya Universitas Mega Buana Palopo, akan melahirkan generasi yang bermanfaat banyak kepada peradaban umat manusia.
university
Swasta
logo
Universitas Kristen Indonesia
Tidak lama setelah kemerdekaan Republik Indonesia (1945), beberapa tokoh nasional yang juga adalah pemuka-pemuka Kristen Indonesia tergerak dan merasa perlu untuk mendirikan Dewan Gereja di Indonesia (DGI). Harapan tersebut baru terlaksana pada tanggal 25 Mei 1950. Di awal kegiatannya, lembaga ini juga telah memberikan perhatian yang cukup besar pada masalah pendidikan karena saat itu bangsa Indonesia sangat memerlukan sumber daya manusia untuk mengisi lapangan kerja dalam berbagai aspek kehidupan. Kebutuhan ini sudah bersifat mendesak. Pemikiran akan inginnya masyarakat Kristen Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam dunia pendidikan terus berkembang dalam diskusi-diskusi yang terjadi di lembaga ini. Bahkan dipikirkan pula akan perlunya mendirikan sebuah “universiteit”. Atas dasar itulah, DGI membentuk suatu komisi yang dipimpin oleh Prof. Dr. I.P. Simanjuntak, MA. Komisi ini bertugas membuat suatu studi kelayakan untuk mendirikan universitas yang hasilnya dilaporkan kepada DGI. Sebagai tindak lanjutnya, DGI mengeluarkan resolusi mengenai Universiteit Kristen pada tanggal 30 Juni 1953. Resolusi yang ditandatangani oleh Ds. W.J. Rumambi, selaku Sekretaris Umum DGI, dalam Sidang Lengkap DGI dari tanggal 20-30 Juni 1953 mengusulkan kepada semua gereja dan masyarakat Kristen di Indonesia untuk membantu sepenuhnya pendirian Universiteit Kristen, baik secara moril maupun materil. Beranjak dari resolusi tersebut, maka tokoh-tokoh Kristen Indonesia, yakni Mr. Todung Sutan Gunung Mulia, Mr. Yap Thiam Hien, Benjamin Thomas Philip Sigar, atas nama gereja-gereja yang tergabung dalam DGI (sekarang PGI), mendirikan Yayasan Universitas Kristen Indonesia di hadapan notaris Raden Kadiman, dengan nomor akte 117, tertanggal 18 Juli 1953. Anggota Yayasan kemudian diperbesar dengan kehadiran Elviannus Katoppo, Ong Jan Hong MD, Aminudin Pohan MD, Seri Condar Nainggolan MD, Benjamin Prawirohadmodjo, Pdt. Komarlin Tjakraatmadja, Gerrit Siwabessy MD, Tan Tek Heng, dan J.C.T Simorangkir. Tiga bulan kemudian, yaitu pada tanggal 15 Oktober 1953, diresmikanlah Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang terdiri dari: Fakultas Sastra dan Filsafat, dengan Sub-fakultas: Pedagogik dan Sastra, dan Fakultas Ekonomi. Ketika itu, perkuliahan dan kegiatan administrasi masih berlangsung di gedung HSK yang terletak di Jl. Diponegoro 86, dan di tiga buah flat di Jl. Salemba 10. Dalam perjalanan pengabdiannya, didirikanlah Fakultas Hukum (1956), Fakultas Kedokteran (1962), Fakultas Teknik (1963), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (1994). Hingga saat ini UKI telah memiliki Program Pascasarjana dan 8 fakultas yang terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Sastra dan Bahasa (FSB), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), dan Fakultas Vokasi yang memiliki 4 program studi terdiri dari Program Sarjana Terapan Fisioterapi, Keperawatan (Diploma 3), Program Sarjana Terapan Analisis Keuangan, dan Manajemen Perpajakan (Diploma 3).
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat