Keuangan

Ekonomi dan Bisnis

Tentang Jurusan

Ini dia info lengkap tentang jurusan impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

Jurusan Manajemen Keuangan adalah gabungan dari ilmu manajemen dan keuangan atau bisa diartikan sebagai pengaplikasian ilmu manajemen pada bidang keuangan. Pada jurusan ini, kamu akan belajar merencanakan, mengelola hingga menggunakan keuangan perusahaan dengan baik. Kamu juga belajar menganalisis aspek keuangan dan moneter termasuk kinerja perusahaan bisnis, lembaga perbankan, dan organisasi lainnya. Ilmu yang akan kamu dapatkan dengan berkuliah di jurusan ini sangatlah bermanfaat. Kamu akan mempelajari tentang bagaimana cara memanajemen kas perusahaan, mengendalikan hutang piutang, mengoptimalkan pemanfaatan modal dan investasi, serta mengawasi semua aspek keuangan agar tidak terjadi kesalahan atau kecurangan.

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang

Rekomendasi Kampus

Temukan kampus yang banyak diminati dengan reputasi baik, lulusan berkualitas, dan prospek kerja yang cerah

university
Swasta
logo
Universitas Kristen Indonesia
Tidak lama setelah kemerdekaan Republik Indonesia (1945), beberapa tokoh nasional yang juga adalah pemuka-pemuka Kristen Indonesia tergerak dan merasa perlu untuk mendirikan Dewan Gereja di Indonesia (DGI). Harapan tersebut baru terlaksana pada tanggal 25 Mei 1950. Di awal kegiatannya, lembaga ini juga telah memberikan perhatian yang cukup besar pada masalah pendidikan karena saat itu bangsa Indonesia sangat memerlukan sumber daya manusia untuk mengisi lapangan kerja dalam berbagai aspek kehidupan. Kebutuhan ini sudah bersifat mendesak. Pemikiran akan inginnya masyarakat Kristen Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam dunia pendidikan terus berkembang dalam diskusi-diskusi yang terjadi di lembaga ini. Bahkan dipikirkan pula akan perlunya mendirikan sebuah “universiteit”. Atas dasar itulah, DGI membentuk suatu komisi yang dipimpin oleh Prof. Dr. I.P. Simanjuntak, MA. Komisi ini bertugas membuat suatu studi kelayakan untuk mendirikan universitas yang hasilnya dilaporkan kepada DGI. Sebagai tindak lanjutnya, DGI mengeluarkan resolusi mengenai Universiteit Kristen pada tanggal 30 Juni 1953. Resolusi yang ditandatangani oleh Ds. W.J. Rumambi, selaku Sekretaris Umum DGI, dalam Sidang Lengkap DGI dari tanggal 20-30 Juni 1953 mengusulkan kepada semua gereja dan masyarakat Kristen di Indonesia untuk membantu sepenuhnya pendirian Universiteit Kristen, baik secara moril maupun materil. Beranjak dari resolusi tersebut, maka tokoh-tokoh Kristen Indonesia, yakni Mr. Todung Sutan Gunung Mulia, Mr. Yap Thiam Hien, Benjamin Thomas Philip Sigar, atas nama gereja-gereja yang tergabung dalam DGI (sekarang PGI), mendirikan Yayasan Universitas Kristen Indonesia di hadapan notaris Raden Kadiman, dengan nomor akte 117, tertanggal 18 Juli 1953. Anggota Yayasan kemudian diperbesar dengan kehadiran Elviannus Katoppo, Ong Jan Hong MD, Aminudin Pohan MD, Seri Condar Nainggolan MD, Benjamin Prawirohadmodjo, Pdt. Komarlin Tjakraatmadja, Gerrit Siwabessy MD, Tan Tek Heng, dan J.C.T Simorangkir. Tiga bulan kemudian, yaitu pada tanggal 15 Oktober 1953, diresmikanlah Universitas Kristen Indonesia (UKI) yang terdiri dari: Fakultas Sastra dan Filsafat, dengan Sub-fakultas: Pedagogik dan Sastra, dan Fakultas Ekonomi. Ketika itu, perkuliahan dan kegiatan administrasi masih berlangsung di gedung HSK yang terletak di Jl. Diponegoro 86, dan di tiga buah flat di Jl. Salemba 10. Dalam perjalanan pengabdiannya, didirikanlah Fakultas Hukum (1956), Fakultas Kedokteran (1962), Fakultas Teknik (1963), dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (1994). Hingga saat ini UKI telah memiliki Program Pascasarjana dan 8 fakultas yang terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Sastra dan Bahasa (FSB), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL), dan Fakultas Vokasi yang memiliki 4 program studi terdiri dari Program Sarjana Terapan Fisioterapi, Keperawatan (Diploma 3), Program Sarjana Terapan Analisis Keuangan, dan Manajemen Perpajakan (Diploma 3).
university
Swasta
logo
Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia
Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia merupakan Perguruan Tinggi Swasta yang menyelenggarakan Pendidikan akademik berupa Sarjana Manajemen, Akuntansi, serta Sistem dan Teknologi Informasi, juga Program Pascarsarjana Manajemen, yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Nobel Makassar. Perjalanan Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia dimulai sejak didirikannya Yayasan Pendidikan Nobel Indonesia pada tahun 1997 di kota Makassar oleh dua tokoh peduli pendidikan, yaitu Drs. H. B. Amiruddin Maula, SH., M.Si., MH. (alm.) dan Drs. H.Sjarlis Iljas, M.Ec. Akuntan (alm.). Dari yayasan tersebut, didirikan lembaga yang bergerak di bidang pengembangan manajemen, yaitu Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Manajemen (LPPM) Nobel Indonesia Makassar. Selain itu, juga membuka program pendidikan setara Diploma Satu dalam bidang pariwisata dan perhotelan serta ekspor-impor. Di tahun 1999, LPPM kemudian resmi berganti menjadi perguruan tinggi bisnis berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nomor: 28/D/0/1999, tanggal 23 Februari 1999 dengan nama STIE Nobel Indonesia Makassar, dengan membina dua jurusan/program studi yaitu Jurusan Manajemen (S1) dan Jurusan Akuntansi (S1 dan D3), terakreditasi B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Tahun 2008, Yayasan Pendidikan Nobel Indonesia diakuisisi oleh Yayasan Pendidikan Nobel Makassar di bawah pimpinan Ir. H. Mubyl Handaling. Di tahun 2013, STIE Nobel Indonesia Makassar resmi membuka Program Studi Magister Manajemen berdasarkan izin operasional Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Nomor: 185/E/O/2013, tanggal 7 Mei 2013. Di tahun 2018 hingga saat ini, roda kepemimpinan Yayasan Pendidikan Nobel Makassar berada di bawah arahan Mutiawan M. Handaling. Untuk memperkuat positioning-nya sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik Wilayah Indonesia Timur kategori Sekolah Tinggi di tahun 2020, STIE Nobel Indonesia merespon perubahan zaman digitalisasi dengan perubahan bentuk dan penambahan Program Studi yang erat dengan kekhasan bisnis dan teknologi, sehingga di Tahun 2021, STIE Nobel Indonesia resmi berubah bentuk menjadi Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia berdasarkan SK Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nomor: 313/E/O/2021, dengan menggandeng Program Studi baru yakni Sistem dan Teknologi Informasi. Kini Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia telah menghasilkan ribuan alumni yang mampu untuk berkompetisi degan alumni dari perguruan tinggi lainnya.
Lihat Kampus Lainnya
Menu
Profil
Riwayat