Mahasiswa UIKA Bogor Sukses Selenggarakan Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan BAZNAS

19 Juni 2025 • Oleh Universitas Ibn Khaldun Bogor

Bogor, 23 Maret 2025 - Program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia sukses diselenggarakan di Yayasan Yatim Dhuafa TBI, Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keislaman serta mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan. Acara ini diikuti oleh anak-anak yatim dan dhuafa, serta panitia dari mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) Universitas Ibn Khaldun Bogor.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh 50 anak yatim, piatu, dan dhuafa, serta 14 mahasiswa BCB Universitas Ibn Khaldun Bogor sebagai panitia penyelenggara. Dengan menghadirkan Ustadz Taufan Firmansyah, Ketua Yayasan, dan Ustadz Ulil Albab, mahasiswa BCB Universitas Ibn Khaldun Bogor, acara ini berlangsung penuh hikmat dan antusiasme.

 

Sejak awal kegiatan, peserta menerima mushaf Al-Qur’an dan tasbih digital sebagai bagian dari registrasi. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Yayasan, dilanjutkan dengan sesi pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) serta penyampaian materi fiqh puasa. Untuk menambah semangat dan keterlibatan peserta, panitia juga menyelenggarakan games interaktif serta kuis.

Menjelang berbuka puasa, peserta menikmati takjil dan es yang telah disediakan. Setelah itu, mereka melaksanakan sholat Maghrib berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum oleh Ustadz Ulil Albab. Puncak acara ditandai dengan pembagian santunan, bingkisan snack, serta paket hidangan utama kepada seluruh peserta.

 

Program ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman serta mempererat ukhuwah antara panitia dan anak-anak peserta. Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, diharapkan program serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak anak yatim dan dhuafa di masa mendatang.

 

Ketua Yayasan Yatim Dhuafa TBI, Ustadz Taufan Firmansyah, menyampaikan harapannya, “Semoga program seperti ini dapat terus berjalan dan menjadi ladang amal bagi kita semua serta para donatur yang telah berkontribusi.”


Artikel Lainya

Baca tips dan berita seputar perkuliahan untuk mendukung persiapan kuliahmu

article
Kuliah Umum UIKA Bog...
27 Jan 2026
Bogor — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan karakter mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Umum bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., yang digelar pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Masjid Al Hijri UIKA Bogor.Kuliah umum yang mengangkat tema “Menjadi Generasi Muda Beradab, Kompeten, dan Berdampak” ini diikuti oleh mahasiswa UIKA Bogor serta masyarakat umum. Kehadiran UAS disambut antusias, sekaligus menjadi momentum refleksi tentang peran mahasiswa di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman.Dalam pemaparannya, Ustadz Abdul Somad mengapresiasi keberadaan masjid di jantung kampus UIKA Bogor. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas keilmuan, pembinaan karakter, dan penguatan spiritualitas mahasiswa.“Masjid di kampus bukan sekadar bangunan, tapi pusat peradaban. Dari sinilah lahir generasi berilmu yang beradab,” ujar UAS.UAS juga menekankan bahwa manusia pada dasarnya terbagi dalam tiga golongan, yakni pejuang, penikmat, dan penghancur. Mahasiswa, kata dia, harus memilih peran sebagai pejuang—mereka yang mampu memberi manfaat dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.Lebih lanjut, UAS mengingatkan bahwa untuk bisa berdampak, mahasiswa harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan minat dan bidangnya masing-masing. Ia mendorong mahasiswa agar fokus mendalami keahlian yang benar-benar dikuasai, bukan sekadar mengikuti tren.“Jangan menekuni bidang yang tidak disukai. Kalau tidak suka menghadapi orang banyak, jangan ambil itu. Berkompetenlah sesuai dengan bidang masing-masing,” tegasnya.Selain menyampaikan materi kuliah umum, Ustadz Abdul Somad juga memberikan undian berupa 10 buku kepada peserta yang mengikuti kegiatan. Ia turut mengungkapkan kekagumannya terhadap mahasiswa UIKA Bogor yang dinilai tertib, santun, dan menjaga adab selama kegiatan berlangsung di dalam masjid.Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor menegaskan perannya dalam mengintegrasikan nilai keislaman, keilmuan, dan pembinaan karakter secara berkelanjutan. Kuliah umum ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran mahasiswa akan pentingnya adab, kompetensi, serta kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.
Baca Selengkapnya
article
Kunjungi UIKA Bogor,...
27 Jan 2026
Bogor — Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor menggelar Kuliah Umum bersama Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Masjid Ibn Khaldun UIKA Bogor. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 3.000 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta jamaah umum.Kuliah umum yang mengusung tema “Menjadi Generasi Muda Beradab, Kompeten, dan Berdampak” ini merupakan bagian dari komitmen UIKA Bogor dalam mengintegrasikan nilai keislaman dan keilmuan dalam proses pendidikan serta pembinaan karakter sivitas akademika secara berkelanjutan.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor UIKA Bogor Prof. Dr. H. E. Mujahidin, M.Si., jajaran pimpinan universitas, pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Ibn Khaldun Bogor, unsur pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta sivitas akademika UIKA Bogor.Dalam penyampaiannya, Ustadz Abdul Somad menegaskan bahwa adab dan akhlak merupakan fondasi utama dalam menuntut ilmu, terutama di tengah tantangan era digital yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari bagaimana ilmu yang dimiliki mampu membentuk karakter, sikap, dan tanggung jawab sosial.“Ilmu harus dibarengi dengan adab. Tanpa adab, ilmu kehilangan maknanya,” ujar Ustadz Abdul Somad di hadapan peserta kuliah umum.UAS juga mengajak mahasiswa UIKA Bogor untuk menjadi generasi yang berdampak, yakni generasi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan, masyarakat, dan bangsa. Ia menekankan pentingnya kompetensi sesuai bidang dan minat masing-masing, serta kesungguhan dalam menekuni keahlian tersebut sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.Pada kesempatan tersebut, Ustadz Abdul Somad turut mengapresiasi keberadaan Masjid Ibn Khaldun yang berada di jantung Kampus UIKA Bogor. Menurutnya, masjid kampus memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, keilmuan, dan penguatan spiritualitas sivitas akademika.Selain penyampaian materi kuliah umum, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan undian berupa 10 buku karya Ustadz Abdul Somad bagi peserta yang mengikuti rangkaian acara. UAS pun mengungkapkan kekagumannya terhadap mahasiswa UIKA Bogor yang dinilai tertib, santun, dan menjaga adab selama kegiatan berlangsung.Melalui kegiatan ini, UIKA Bogor berharap mahasiswa dan seluruh sivitas akademika semakin menyadari pentingnya keseimbangan antara keilmuan, adab, dan kontribusi nyata, sehingga mampu menjadi generasi unggul yang berakhlak, berdaya saing, dan siap menjawab tantangan zaman.
Baca Selengkapnya
Menu
Profil
Riwayat